Hidup Sehat di Bulan Ramadhan

Hidup Sehat di Bulan Ramadhan


        Bulan Ramadhan adalah bulan terbaik bagi kaum muslim di seluruh dunia. Setiap umat muslim ingin memberikan ibadah terbaik bagi Rabbnya. Berpuasa seharian dan beribadah di malam hari merupakan aktifitas yang harus dikerjakan selama bulan suci ramadhan.Waktu yang sedikit dalam mengonsumsi nutrisi, namun padat dalam beraktifitas merupakan tantangan yang harus dihadapi selama bulan ramadhan, untuk itu, diperlukan tubuh yang sehat sehingga dapat menjalani semua amal ibadah selama bulan suci ramadhan.

       Namun terkadang, banyak orang yang kurang tepat mensiasati bulan ramadhan ini, sehingga akhirnya, banyak yang jatuh dalam kondisi sakit yang akhirnya tidak optimal dalam menjalankan ibadah selama bulan suci ramadhan.Untuk itu, penting bagi kita mengetahui langkah - langkah yang tepat dalam menjalani puasa, sehingga tetap sehat selama bulan suci ramadhan.

       Hal pertama yang harus dilakukan adalah kita harus mengetahui kebutuhan nutrisi kita dalam sehari. Kebutuhan nutrisi setiap manusia berbeda-beda, Untuk itu, ada baiknya anda menghubungi dokter spesialis gizi klinik untuk mengetahui kebutuhan nutrisi anda. Kebutuhan nutrisi rata - rata orang Indonesia berkisar antara 1500 KKal sampai dengan 2000 KKal dalam sehari. Kebutuhan inilah yang harus dipenuhi dalam sehari meskipun waktunya hanya meliputi waktu sahur, berbuka dan menjelang tidur.

       Kedua, isilah nutrisi anda perhari, dengan gizi seimbang, yaitu lengkap isi makro nutrien (karbohidrat, protein dan lemak) dan mikro nutrient (vitamin dan mineral). Secara mudah dalam mengaplikasikan ini dengan cara, isi piring anda dengan nasi, lauk pauk dan sayur pada saat sahur dan berbuka. Nasi adalah sumber karbohidrat yang dapat digantikan dengan roti, gandum atau kentang. Lauk pauk bisa berupa ikan, daging telur ayam yang merupakan lauk hewani, atau tahu, tempe dan kacang-kacangan sebagai sumber lauk nabati. Sayur dan buah merupakan sumber vitamin dan mineral. Pada saat malam hari sebelum tidur, boleh diisi makanan yang tidak terlalu berat namun dapat membuat tidur lebih nyenyak, seperti susu dan buah-buahan.

       Ketiga, tetap beraktifitas seperti biasa dan usahakan berolah raga ringan meskipun berpuasa. Olahraga dapat dilakukan sebentar menjelang waktu berbuka. Olahraga ringan bisa berupa jalan kaki ringan atau bersepeda ringan.Usahakan beristirahat dan tidur yang cukup dalam sehari. Usahakan tidur jangan terlalu larut malam, sehingga saat bangun malam untuk beribadah tubuh terasa lebih segar.

       Selain hal hal diatas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat berpuasa, usahakan saat sahur sayur lebih banyak dibandingan saatberbuka, yang berguna untuk menahan lapar. Usahan berbuka diawali dengan air putih, dilanjutkan dengan yang manis seperti kurma, air the hangat dalam jumlah yang wajar, Yang dihindari saat berpuasa adalah makan berlemak tinggi, makanan terlalu manis atau kopi saat sahur dan berbuka dengan langsung makanan berat juga termasuk dihindari.

       Dengan menjalani semua pola makan diatas secara benar, diharapkan tubuh tetap akan dapat mendapatkan nutrisi yang cukup meskipun pada saat berpuasa, sehingga imun tubuh dapat terbentuk dan menghasilkan tubuh yang sehat yang dapat menjalankan puasa dengan maksimal. Selamat menjalankan ibadah puasanya, semoga sehat selalu dan dapat beribadah dengan khusyu selama bulan ramadhan.





Ayo share artikel ini melalui sosial media kamu dengan klik salah satu tombol di sebelah kanan layar. Terimakasih & Semangat Berwakaf Amazing People!

Komentar

Silakan Masukan Komentar ...

Artikel Terkait


Penyaluran Wakaf Al Quran Untuk Penghafal Quran TPQ Madani

Realisasi Wakaf Al-Quran

Meneladani Kisah Sejuta Manfaat SPBU Wakaf Gontor

Inspiratif

Komitmen Cetak Generasi Qurani, Amazing Wakaf Indonesia Bangun Pesantren Tahfizh

Realisasi Wakaf Pesantren Tahfizh Qur'an ABAS
Donasi