Nuzulul Qur'an

Nuzulul Qur'an


    Bulan Romadhon dikenal juga dengan bulan Alquran, disebut demikian karena di bulan ini lah Allah Subhanahu Wa Ta"ala menurunkan Alquran sebagaimana dalam surah al-baqarah ayat 185

 Artinya

 

{شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ } [البقرة: 185]

 

“ Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). 

 

 dalam surah Al Qadr 

 

{إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1)} [القدر: 1]

 

“ Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. 

 

Namun yang penting kita ketahui bahwa ayat-ayat ayat yang menjelaskan tentang turunnya Alquran itu Allah menggunakan dua diksi

  1. Anzala
  2. Nazzala


    Kedua diksi ini mempunyai perbedaan,  hal itu kembali kepada proses Bagaimana Allah menurunkan Alquran. Al Imam As suyuthi dalam kitab nya Al itqan Fi ulumil Quran menyatakan bahwa  ulama berbeda pendapat terkait turunnya Alquran. 


  1. pendapat yang pertama dan ini pendapat yang paling terkenal dan Shahih bahwa wa al quran mengalami dua kali penurunan,  fase yang pertama turunan dari Baitul Izza ke langit dunia pada malam lailatul qadar 1 kali kemudian turun kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam berangsur-angsur selama kurang lebih 23 tahun.
  2. Alquran diturunkan an-nahl langit dunia pada malam yang ke-20 atau 23/25 kemudian diturunkan secara berangsur-angsur.
  3. pendapat yang ketiga permulaan  di diturun al-quran Bermula malam lailatul kamu kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.


dari tiga pendapat ini Al Imam As suyuthi mengatakan bahwa pendapat yang pertama adalah paling masyhur dan paling Shahih. Dari ketiga pendapat ini kita dapat menggaris bawahi bahwa Alquran diturunkan  sebanyak 2 fase, yaitu :


  1. fase yang pertama dari Baitul Izzah ke langit dunia
  2. fase yang kedua dari langit dunia kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam selama 23 tahun 


Lantas Apa kaitannya dengan pemilihan redaksi yang Allah sebutkan dalam Alquran  yaitu Anzala dan nazzala.


1. ketika Allah menggunakan kata anzala maka itu adalah fase yang pertama,  ketika Allah menurunkan Alquran dari Baitul Izzah ke langit dunia 1 kali,  semua langsung diturunkan oleh Allah dan itu terjadi pada malam lailatul qadar  sebagaimana firman Allah dalam surah al-qadar


malam Lailatul Qadar itu sendiri berada pada bulan Romadhon 

Maka dapat disimpulkan bahwa diksi anzala itu penurunan Alquran satu kali secara keseluruhan. Faktor inilah yang menjadikan Ramadan itu mulia diluar bulan bulan yang lainnya, karena di dalamnya diturunkan Alquran dari zat yang mulia kepada manusia mulia Muhammad sallallahu alaihi wasallam 


2. Adapun diksi yang kedua yaitu Nazala  maka ini merupakan fase yang kedua ketika Allah menurunkan Alquran dari langit dunia kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam secara berangsur-angsur . beberapa ulama mengatakan bahwa ini dimulai pada malam 17 ramadan.

Allah berfirman dalam surah al isra 106

{وَقُرْآنًا فَرَقْنَاهُ لِتَقْرَأَهُ عَلَى النَّاسِ عَلَى مُكْثٍ وَنَزَّلْنَاهُ تَنْزِيلًا (106) } [الإسراء: 106، 107]

“ Dan Al Quran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.  


Dan diantara hikmahnya juga ialah supaya meneguhkan hati nabi muhammad saw.

{وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْقُرْآنُ جُمْلَةً وَاحِدَةً كَذَلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِ فُؤَادَكَ وَرَتَّلْنَاهُ تَرْتِيلًا (32) } [الفرقان: 32]

“ Berkatalah orang-orang yang kafir: "Mengapa Al Quran itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?"; demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacanya secara tartil (teratur dan benar). 


    Adapun amalan yang dianjurkan dalam malam nuzulul quran ialah dengan memperbanyak membaca alquran, iktikaf, memperbanyak doa serta ibadah ibadah yang lainnya .

 

    Demikian semoga Allah mampukan kita memaksimalkan malam nuzulul quran yang ada di bulan ramadan ini, karena tidaklah Alquran allah turunkan melainkan di dalamnya ada kemuliaaan , maka siapa yang membacanya, mentadabburinya, mengkajianya maka akan mendapatkan kemuliaan dengan izin Allah azza wajalla . 

Wallahualam . 


Penulis :

Ust. Imamuddin Mukhtar Lc. M.Hum.





Ayo share artikel ini melalui sosial media kamu dengan klik salah satu tombol di sebelah kanan layar. Terimakasih & Semangat Berwakaf Amazing People!

Komentar

Silakan Masukan Komentar ...

Artikel Terkait


Amazing Wakaf Indonesia Bangun Masjid Ukhuwah Di Cikarang

Realisasi Wakaf Pembangunan Masjid

Menjaga Imunitas Saat Pandemi Di Bulan Ramadhan

Berita Terkini

Distribusi Wakaf Al Quran Di Rumah Ceria Yatim Seribu Pulau

Realisasi Wakaf Al-Quran
Donasi