Tips Sehat Dan Bugar Selama Ramadhan
Ramadhan tiba, seluruh umat islam bergembira memasuki bulan suci yang sangat mulia, dimana di bulan ini dilakukan kewajiban berpuasa selama sebulan penuh. Tentunya ibadah ini Allah perintahkan pasti sangat berkaitan dengan tubuh manusia tidak hanya untuk mensucikan hati namun juga sarana untuk melatih fisik untuk lebih sehat lagi. Namun Sebagian orang mengira bagaimana mungkin puasa menjadi lebih sehat? Bukannya tidak makan dan tidak minum lebih dari 12 jam lamanya? Kita akan kupas Bersama-sama manfaat berpuasa 1 bulan penuh dan bagaimana tips dan triknya agar tubuh menjadi lebih sehat dengan berpuasa.
Dalam melaksanakan salah satu rukun Islam ini, umat Islam dituntut menjaga kesehatan dan kebugaran agar bisa menjalankan ibadah puasa dan amalan-amalan lainnya. Salah satu hal penting yang perlu dilakukan adalah menjaga pola makanan dengan menyantap makanan dan minuman yang menyehatkan dan menjaga kebugaran tubuh. Berpuasa adalah kesempatan bagi kita untuk hidup sehat karena memungkinkan tubuh mengalami pembuangan zat-zat beracun dari dalam tubuh secara alami (detoksifikasi). Namun yang disayangkan ada banyak orang yang berpuasa tapi tidak maksimal lantaran mengabaikan asupan makanan saat bersahur, berbuka dan saat makan malam.
Dalam dunia Kesehatan, mengatur pola makan gizi seimbang juga perlu untuk diterapkan dalam menjalani ibadah puasa. Dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang dan melakukan puasa, tentu organ-organ tubuh kita akan menjalani pengaturan pola dari yang biasanya tanpa mengenal waktu bisa diberikan makanan, bahkan mungkin makanan tidak bergizi. Hal ini merupakan pemberian rambu-rambu sinyal kepada organ tubuh agar bisa bekerja lebih optimal. Puasa terbukti secara klinis berkhasiat dalam menjaga kesehatan karena puasa memberikan kesempatan bagi organ pencernaan beristirahat selama lebih kurang 14 jam, saat itulah terjadi proses regenerasi pada organ hati, lambung, usus, pankreas, dan kandung empedu terjadi penurunan radikal bebas.
Kebutuhan energi menjadi lebih sedikit meskipun kegiatan tetap sama seperti hari-hari biasanya. Hal itu terjadi lantaran efek puasa yang secara otomatis membuat tubuh melakukan penghematan energi. Tubuh akan beradaptasi dimana penggunaan energi untuk tubuh bekerja akan menurun dibanding jika seseorang sedang tidak berpuasa.
Karena itu, perlu adanya pengaturan konsumsi makanan selama berpuasa, dimana makanan harus tetap seimbang dengan komposisi karbohidrat, protein, lemak, sayur, buah, air serta serat sesuai dengan kebutuhan kalori. Meskipun kebutuhan kalori dari setiap manusia berbeda-beda oleh karena itu tidak setiap orang Ketika berpuasa memiliki porsi makan yang sama. Selain itu yang tidak kalah pentingnya, hindari makanan dengan kalori tinggi dan yang menyebabkan dehidrasi karena akan mengganggu metabolisme tubuh untuk detoksifikasi
Survei yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan menggarisbawahi bahwa menu makanan saat puasa sebaiknya tetap mengikuti prinsip seimbang dan beraneka ragam terdiri dari 50% karbohidrat, 25% lemak dan 15% protein dari total kebutuhan energi, vitamin dan mineral sesuai kebutuhan setiap orang. Sedangkan porsi makan sahur yang dianjurkan adalah 1/3 dari kebutuhan kalori sehari dan tidak terlalu kenyang.
Pola makan sehat saat sahur
Ucapkan niat sebelum bersahur untuk berpuasa
Pilihlah jenis makanan yang dapat bertahan lama di tubuh, seperti sumber karbohidrat (tidak selalu harus nasi), protein, dan lemak. Asupan makanan ini bisa membantu mempertahankan kadar gula darah tetap stabil selama puasa, sehingga tidak mudah lapar.
Hindari atau batasi makanan yang digoreng agar tidak mudah lapar. Makanan yang digoreng atau gorengan bisa lebih cepat membuat haus dan tubuh mudah lemas. Selanjutnya kita juga bisa melengkapinya dengan mengonsumsi buah-buahan. Kandungan gula alami dari buah bisa menjaga kesehatan tubuh dan kestabilan kadar gula darah saat puasa.
Pola Makan Sehat saat berbuka puasa
Pola makan saat berbuka puasa juga sangat penting untuk diterapkan tidak hanya pada saat sahur, Sebab tidak jarang momen berbuka puasa dijadikan ajang “rapelan makan” akibat selama lebih dari 12 jam perut tidak diberikan asupan sehingga orang menjadi “kalap”. Namun, hal ini sebaiknya dihindari dengan tips berikut ini:
Berbuka diawali dengan membaca Bismillah dan niat berbuka puasa
Berbuka dengan perlahan. Awali dengan kudapan manis dan mudah terserap menjadi energi, terutama yang berasal dari buah-buahan seperti buah kurma, melon, semangka, dan jeruk. Ini dilakukan untuk menaikkan kembali kadar gula darah yang turun selama puasa. (Kondisi berbeda untuk pasien yang sedang dalam pemantauan nilai gula darah agar menghindari makanan tinggi nilai Karbohidrat).
Konsumsi Air putih kurang lebih 4 gelas yang disarankan dengan selingi dengan camilan atau takjil
Saat berbuka puasa, sebaiknya hindari langsung makan berat sebab hal ini bisa memberi beban ekstra pada pencernaan. Hal ini bisa menyebabkan perut terasa begah dan melilit.
Penting juga untuk menghindari makan berlebihan, sebab hal ini bisa meningkatkan risiko gangguan pencernaan serta memicu rasa kantuk dan malas (oksigen akan terpusat untuk mencerna makanan di area perut ) sehingga kewajiban untuk sholat wajib dan sunnah di malam hari akan terganggu.
Makan berat bisa dikonsumsi Ketika selesai ibadah sholat isya dengan volume diutamakan konsumsi sayur (kurang lebih 1-2 centong sayur).
Pola konsumsi cairan untuk tubuh
Tubuh sangat memerlukan cairan, sedangkan kekurangan cairan dapat membuat tubuh lebih mudah terdehidrasi. Penuhi cairan tubuh dengan minum air putih sebanyak 8 gelas per hari selama waktu berbuka puasa hingga sahur.
Tetap beraktivitas
Berpuasa bukan berarti menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Tubuh harus bergerak untuk menjaga metabolisme tubuh. Tetap beraktivitas fisik minimal 30 menit setiap harinya agar tubuh sehat, bugar dan produktif. Salah satu aktivitas yang dapat mengoptimalkan pelaksanaan tubuh dan pikiran sehat adalah dengan memperbanyak infaq, sedekah dan mendekatkan diri kepada Allah. Karena dibalik jiwa yang sehat terdapat tubuh yang kuat.
Nah itu dia tips untuk menyehatkan dan menyegarkan tubuh kita selama berpuasa, jangan lupa untuk berbagi kebahagiaan kepada saudara kita di bulan mulia ini, kamu bisa klik tombol “Wakaf Sekarang”
Komentar