Persiapan Ruhiyah Menjelang Ramadhan
Puasa Ramadhan adalah ibadah puasa yang wajib yang dilaksanakan sebulan penuh selama bulan Ramadhan. Bulan mulia tersebut memiliki banyak keutamaan dan keberkahan, serta terdapat berbagai pahala melimpah yang dapat diraih melalui serangkaian ibadah dan amal. Tak heran, bulan Ramadhan senantiasa disambut dengan sukacita.
Nah, pastinya sebelum Ramadhan
kita perlu mempersiapkan diri kita terlebih dulu, agar rangkaian ibadah kita di
bulan Ramadhan nanti jadi maksimal, jangan sampai kita semangat di awal awal
doang, kesana nya boncos, hadeuh nauzubillah min zalik. So.. Ada beberapa
persiapan ruhiyah yang patut kita laksanakan agar bisa maksimal meraih
pahala-pahala di bulan Ramadhan, kalo bisa sih harus…
1. Niat
Ada satu kalimat bijak yang
bisa mengubah kebiasaan bahkan hingga merubah hidup kita, kalimatnya begini
“Jika kamu ingin hidupmu sulit, maka pilihlah hal-hal mudah, jika kamu ingin
hidupmu mudah, maka pilihlah hal-hal sulit” ya, inipun berlaku bagi kehidupan
akhirat, jika kamu ingin hidupmu mudah di Akhirat nanti, mendapat syurga, maka
harus pilih jalan yang sulit dan banyak rintangan.
Misal, bangun pagi untuk
sholat subuh itu sulit, berpuasa menahan lapar dan haus itu sulit dan
lain-lain, maka ketika kita jalani insyaallah hidup kita mudah di Akhirat dan
tidak disiksa di neraka, begitupun sebaliknya. Maka kuatkanlah niat kita
bahwasanya kita sangat-sangat ingin meraih surgaNya Allah SWT, ketika
sewaktu-waktu sedang futur, malas, ingat bahwasanya syurga tidak didapat dengan
cara yang mudah.
2. Puasa di bulan Sya’ban
Sebelum berpuasa di bulan
Ramadhan kita sebaiknya melatih kebiasaan berpuasa dengan menjalankan puasa
sunnah di bulan sya’ban, sebagaimana hadits Rasulullah ﷺ :
لا يَصُومُ ، فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلا رَمَضَانَ
، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ
“Dari ‘Aisyah radhiallahu
’anha: “Rasulullah ﷺ berpuasa sampai kami mengatakan (mengira) dia tidak pernah
berbuka. Dan (lain waktu) beliau tidak berpuasa sampai kami mengatakan
(mengira) dia pernah berpuasa. Dan aku tidak melihat Rasulullah ﷺ puasa sebulan
penuh selain di bulan Ramadhan dan aku tidak melihat Rasulullah ﷺ memperbanyak
berpuasa selain di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari Muslim)
Karena dengan puasa di bulan
Sya’ban bisa memunculkan vibes Ramadhan dihati kita lebih dulu sebelum datang
Ramadhan, di bulan Sya’ban kita berpuasa, baca al qur’an, perbanyak dzikir,
dengan begitu kita sudah lebih siap ketika Ramadhan dating.
3. Berdoa
Berdoa adalah salah satu
kewajiban kita terhadap Allah SWT dan menjelang Ramadhan kita hendaknya
senantiasa berdoa dan memohon ampun kepada Allah SWT. Kita minta kepada Allah
agar diberi keistiqomahan hati dalam beribadah di bulan Ramadhan nanti, berdoa
agar bisa mendapatkan malam lailatul qodar dan doa-doa memohon kebaikan lain
nya, karena doa adalah sarana komunikasi kita dengan Allah SWT. Maka dengan
memperbanyak doa dan dengan niat dan tekad yang kuat, insyaAllah Allah berikan
taufiq kepada kita untuk istiqomah beribadah di bulan Ramadhan.
4. Perbanyak Sedekah
Latihan bersedekah bisa
dilakukan mulai dari sekarang, sedikit demi sedikit dilakukan supaya kita bisa
terbiasa sedekah di bulan Ramadhan. Karena, pahala yang Allah berikan di bulan
Ramadhan adalah pahala yang berlipat maka jangan sampai kita menyia-nyiakan hal
tersebut.
Kamu bisa berwakaf/sedekah
jariyah dengan metode yang menurut kamu lebih mudah seperti yang sudah
disediakan oleh Amazing Wakaf yaitu dengan metode online melalui fitur klik
“wakaf sekarang” atau bisa langsung sedekah dengan cara transfer, bisa juga
dengan menggunakan kencleng “sedekah” atau kamu bisa langsung datang ke kantor
Amazing Wakaf yang ada di Kota Bekasi.
Sudah banyak cara yang disediakan, silahkan pilih metode yang mudah untuk kamu yang bersedekah jariyah di bulan Ramadhan. Yuk mari lengkapi ibadah Ramadhanmu dengan berwakaf.
Penulis : Fathan Muhammad
Asyraf
Komentar